Sabtu, 30 Januari 2010

Seorang wartawan Harian Seputar Indonesia (Sindo) mendapatkan ancaman akan dibunuh melalui pesan singkat (SMS) karena diduga berkaitan dengan pemberitaan yang gencar atas kasus korupsi di Kota Pagaralam, Sumatra Selatan."Memang dalam SMS disampaikan kepada saya bernada ancaman dari nomor 083177158xxx yang bernada mengancam kalau persoalan ini sampai melebar, maka kamu akan saya bunuh, dan kami mengetahui dimana kamu tinggal," kata wartawan Harian Sindo di Pagaralam, M Marzuki,(Selanjutnya)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar